Lokomotif BB 200 ini sendiri, hadir di Indonesia sejak tahun
1957. Dimana kereta api ini di datangkan langsung oleh presiden pertama untuk
memenuhi moda transportasi yang ada di Indonesia. Dikarenakan pada masa itu
lokomotif Diesel BB 200 dan CC 200 bertugas untuk menggantikan kereta uap yang
usianya sudah terbilang tua. Sehingga sudah tidak memungkinkan lagi kereta uap
untuk berdinas dengan rute yang sangat jauh.
Selain itu dengan jenis kereta api bermesin diesel, membuat
biaya bahan bakar yang dipakaipun tidak terlalu banyak. Membuat harga untuk
setiap moda transportasi menjadi lebih terjangkau. Dari sinilah juga menjadi
cikal bakal mengapa kereta api berjenis diesel menjadi tahan pukul dan mampu
berdinas dengan rute yang sangat jauh dan kuat. Sampai-sampai ada lokomotif CC
205 yang memiliki tenaga super canggih dan kuat untuk menarik puluhan gerbong
barang untuk sekali dinas.
Untuk lokomotif BB 200 ini sendiri, pada masa kedatangannya
juga menjadi salah satu lokomotif paling canggih pada masa itu. Karena sudah
mempu berdinas dengan jarak pendek ataupun jarak jauh. Bahkan dengan tipe mesin
yang lebih praktis.
Memang pada masa itu, lokomotif BB 200 menjadi lokomotif
paling handal dibandingkan dengan lokomotif yang sebelumnya, yaitu lokomotif CC
200. Dimana lokomotif CC 200 ini menjadi lokomotif diesel pertama yang dipakai
oleh PT Kereta Api Indonesia. Selain itu, lokomotif CC 200 ini juga menjadi
lokomotif pertama yang digunakan untuk menarik gerbong penumpang dan barang
dengan rute yang jauh pula. Hanya saja lokomotif CC 200 ini masih dalam proses
pembaruan dan masih dalam proses pengembangan. Sehingga terciptalah lokomotif
BB 200 yang pada masa itu menjadi lokomotif terjanggih setelah CC 200.
Dari segi jenispun, lokomotif CC 200 dan BB 200 juga menjadi
perbedaan. Dimana lokomotif CC 200 di gunakan untuk kereta-kereta andalan
seperti kereta kilat dan penumpang kelas express. Dan itulah yang menjadi salah
icon lokomotif CC 200 di design dengan bentuk yang lebih cantik. Sedangkan untuk
lokomotif BB 200, di rancang se-minimalis mungkin, karena tujuannya hanya untuk
menarik segala macam kereta api, entah itu kereta barang, penumpang jarak
pendek, dan kereta-kereta yang lain. Itulah mengapa BB 200 memiliki design yang
tidak terlalu cantik dan hanya memiliki bentuk seperti kubus panjang.
Dari segi teknis ini sendiri, lokomotif BB 200 juga memiliki
kekuatan tenaga yang lebih kecil dibandingkan dengan CC 200. Dimana lokomotif
BB 200 yang memiliki 850 HP dan CC 200 memiliki 1600 HP. Sehingga, dengan
tenaga yang dimilliki BB 200 ini membuat harga beli pada masa itu tergolong
sangat murah dan memang hanya digunakan untuk kereta pembantu saja.
Dari design CC 200 yang memiliki bentuk streamline ini,
memiliki banyak kelebihan. Dimana lokomotif CC 200 memiliki 2 kabin yang
terletak pada bagian depan dan belakang lokomotif. Sehingga akan sangat
memudahkah pandangan masinis saat kereta api berjalan mundur ataupun maju. Selain
itu lokomotif CC 200 juga tidak perlu media turn table saat lokomotif CC 200
akan berjalan terbalik.
Kemudian, jika dibandingkan dengan lokomotif C 200. Lokomotif
BB 200 masih banyak memiliki kekuranga. Dimana pandangan setiap masinis sedikit
terganggu karena bentuk lokomotif terlihat lonjong. Dan itulah mengapa
lokomotif CC 200 memiliki harga jual yang tinggi di bandingkan dengan lokomotif
BB 200.
Banyak yang mengatakan, meskipun lokomotif BB 200 memiliki
daya kekuatan yang kecil dibandingkan dengan lokomotif CC 200. Tetapi lokomotif
BB 200 daya tarik yang cukup kuat dan berstamina. Karena lokomotif BB 200
menggunakan mesin hidraulik. Jadi lokomotif BB 200 masih memiliki kekuatan yang
sebanding dengan lokomotif CC 200. Karena pada dasarnya, mesin diesel hidraulik
hanya dimanfaatkan untuk dasar kekuatan, bukan kecepatan. Meskipun pada hasil
akhirnya CC 200 masih lebih unggul dibadingkan BB200.
Dan pada akhirnya, lokomotif BB 200 pada masa itu berjumlah
32 unit dan ke 31 unitnya di operasikan full dalam setiap minggu. Guna untuk
memenuhi kebutuhan moda transportasi yang tiap hari kian meningkat. Hingga sampai
pada akhirnya lokomotif BB 200 menuliskan sejarah tentang perkereta apian Indonesia
yang hingga kini bertambah maju dan berkembang.
Bias jadi cikal bakal adanya perkereta apian yang semakin
maju di ambil dari hasil perkembangan mesin diesel CC 200 dan BB 200 yang pada
masa itu telah menggeluti area perlintasan kereta api yang semakin berkembang.
0 komentar:
Posting Komentar